
Tentang Kami
Apa Itu Jadi Sahabat Bumi (JSB)?
Kami adalah para “Shipper” dan “Ayunda” di kabin Zerowaste yang menginisiasi website ini sebagai project kolaborasi kami di akhir pelayaran Kampung Bakat Batch#2 Kampung Komunitas Ibu Profesional.
Website ini berisi artikel dan perjalanan kami menjadi sahabat bumi selama belajar di kabin ini.
Mengapa JSB?
Sahabat, kawan, atau teman adalah kata benda yang kerap, sangat dekat, atau bahkan sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dalam KBBI sahabat diartikan sebagai orang yang sudah lama dikenal dan sering berhubungan dalam hal tertentu (dalam bermain, belajar, bekerja, dan sebagainya). Bukankah kita bukan hanya sekadar memiliki hubungan dengan bumi, namun kita juga berpijak, bersandar, mengambil, dan merasakan manfaat darinya?
Bumi sedang tidak baik- baik saja. Hal ini ditandai dengan banyaknya bencana yang melanda. Perubahan iklim adalah salah satu bencana akibat ulah manusia. Seperti efek domino, ia berakibat pada cuaca ekstrim hingga terjadi kekeringan, banjir, sampai krisis pangan.
Perubahan iklim yang ditandai dengan mencairnya es di kutub merupakan akibat dari meningkatnya suhu bumi. Ia adalah akibat perjalanan panjang perilaku konsumtif manusia. Lalu akan banyak pertanyaan muncul seperti mengapa suhu bumi meningkat? Apa penyebabnya? Apa hubungannya dengan perilaku manusia? Jawabannya akan menjadi panjang kali lebar yang dimulai dari aktivitas konsumsi manusia yang berlebih.
Bumi sedang tidak baik-baik saja. Ia perlu tangan-tangan baik yang bergandengan untuk merawatnya. Ia perlu sang pecinta yang siap berkolaboraksi mewujudkan bumi lestari. Ia perlu teman hidup untuk bumi lestari.
Mari kita mulai langkah menjadi sahabat bumi dari diri kita, dari hal kecil, dari saat ini, dan dari apa yang kita mampu. Barangkali tidak sempurna, tapi mungkin aksi kita berdampak nyata bagi kebaikan bumi tercinta.
Logo Jadi Sahabat Bumi dan Filosofinya
Logo JSB diambil dari Logo Kabin Zerowaste dengan memodifikasi nama dan tagline. Filosofi logo Kabin Zerowaste sendiri adalah sebagai berikut.


Tagline JSB adalah “Teman Hidup Bumi Lestari” karena goal dari project kami ini adalah untuk berbagi cerita, cara, pandangan, dan juga pengalaman kami dalam berjuang untuk menjadi teman hidup bagi bumi. Dan kami ingin meninggalkan legacy yang lestari dimana manfaatnya bisa dirasakan dan tersampaikan ke lebih banyak orang. Kami berharap project ini tidak berhenti di kami, namun bisa dilanjutkan oleh penghuni kabin Zerowaste batch selanjutnya.
Kabin Zerowaste
Kabin Zerowaste lahir perdana di tahun 2022 dan memiliki jumlah Shipper awal 15 orang yang siap belajar serta mempraktikkan gaya hidup minim sampah. Anggota di kabin ini biasa disapa “Shipper”, yaitu para pembelajar yang siap berlayar mengarungi samudera ilmu bersama para Ayunda yang passionate di bidangnya.
Shipper Kabin Zerowaste didampingi oleh 3 Ayunda yang memiliki sepak terjang yang beragam dalam praktik hidup minim sampah di rumah. Selama berlayar, Shipper akan dibekali ilmu bagaimana mengurangi sampah dari dalam rumah, mengolah sampah organik, membuat personal care dari bahan alami, menghitung jejak karbon, serta tips-tips menarik lainnya seputar hidup minim sampah.
Ayunda Kabin Zerowaste

Elistiowaty merupakan koordinator Ayunda yang berasal dari kota Malang. Ayunda Elis menginisiasi kelas Akademi Minim Sampah dan menjadi motor penggerak kegiatan minim sampah di lingkungan tempat tinggalnya.
Sementara Hikmawati Arifah, seorang praktisi minim sampah asal Sulawesi Tengah yang sering berbagi tips membuat ecoenzyme di media sosialnya.
Dan Ayunda Oktavia Winarti yang menyenangi kegiatan dan aksi peduli lingkungan di kota tempat tinggalnya, Semarang. Perhatiannya diwujudkan dengan keberperanannya menjadi relawan serta inisiator project kampanye peduli lingkungan di wilayah pesisir utara Semarang.
Shipper Kabin Zerowaste Batch#1
Kabin Zerowaste Batch#1 memiliki Shipper sebanyak 13 orang, 10 orang di antaranya berhasil menyelesaikan tantangan Games sampai akhir dan aktif di Tim Project Kabin. Mereka adalah:
- Ervinda Yuliatin: IP Malang Raya (Kapten Kabin)
- Ruwaida Malika: IP Yogyakarta (Awak Kabin)
- Astri Dewi Santy: IP Sumatera Utara (Awak Kabin)
- Dwi Yan Arisma: IP Banten (Awak Kabin)
- Fikri Arista: IP Yogyakarta (Leader Project Kabin)
- Lenti Nucifera: IP Depok (Tim Desain Project)
- Teni Rahmawati: IP Sungai Penuh Kerinci (Tim Desain Project)
- Yuanita Efhiliana: IP Yogyakarta (Tim Konten Project)
- Arini Dina Islamiyati: IP Yogyakarta (Tim Konten Project)
- Junniana Gultom: IP Kalimantan Selatan (Tim Konten Project)

