BunTen: Game ZW-3, Membuat Sabun dari Lerak

Kenapa harus lerak?

Tentang Buah Lerak
Sapindus rarak de candole atau yang dikenal dengan sebutan lerak, klerak, atau lamuran ini merupakan pohon yang banyak tumbuh di hutan di Pulau Jawa. Biji buah lerak mengandung getah saponin, suatu alkaloid beracun, yang dapat menghasilkan busa dan berfungsi sebagai bahan pencuci. Racun yang terkandung pada biji lerak ini juga berpotensi sebagai insektisida lho!

Deterjen konvensional terbuat dari berbagai macam senyawa kimia seperti builder, pewangi buatan, dan yang paling berbahaya adalah surfaktan. Surfaktan merupakan senyawa turunan minyak bumi yang berfungsi untuk menurunkan tegangan pada permukaan air atau membuat lebih permukaan menjadi lebih basah sehingga lebih mungkin untuk berinteraksi dengan minyak juga lemak. Kebanyakan deterjen konvensional menggunakan surfaktan yang berupa phosphat, alkyl benzene sulfonate, Diethanolamines , Alkyl phenoxy. Semua senyawa ini merupakan senyawa yang berasal dari sumber daya yang tidak dapat diperbarui (minyak bumi), beracun, tidak dapat terurai dalam waktu cepat, dan berbahaya bagi lingkungan. (sumber : sustaination.id)

Untuk itu saat nya kita beralih memakai sabun yg ramah lingkungan…

Salah satu nya sabun dari buah lerak ini👇
Berikut salah satu resep membuat sabun cair dari buah lerak
#Dengan di rebus
Rendam 20 buah lerak selama 2 malam bersama 1-2 liter air
Setelah melunak, pencet buah lerak hingga getah saponin yang terkandung di dalamnya keluar
Rebus bersama dengan kulit jeruk atau jeruk nipis dengan api kecil selama 60 menit, tambahkan air sedikit demi sedikit jika berkurang

Tambahkan 2 sendok makan garam per 1 liter lerak untuk pengawet alami
Dinginkan , simpan pada wadah /botol, siap digunakan.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai