Jika berbicara tentang DIY, maka yang terlintas dalam pikiran saya ya tidak jauh-jauh seputar perawatan diri. Sejak kecil sudah tertarik dengan keindahan. Terutama dalam hal rawat merawat kulit, wajah dan diri menggunakan ramuan ataupun produk lokal dan herbal. Sayangnya, saat itu pengetahuan mengolah bahan tradisional untuk dijadikan produk perawatan seperti masker, sabun maupun bedak dingin masih sebatas ramuan turunan dari keluarga atau malah mengada-ada sendiri. Sehingga, komposisi yang digunakan tidak pas yang mengakibatkan bukannya malah cantik malah jadi luka hehe…
Seiring berjalannya waktu, hobi ini muncul lagi. Dua tahun terakhir mulai menggunakan produk lokal yang ramah lingkungan sebagai skin care sehari-hari. Nah, dari sini kemudian saya mendapatkan akses konsultasi kondisi wajah dan ragam bahan natural yang bisa diaplikasikan ke wajah. Dari hasil sharing itu, saya bisa mendapatkan banyak resep membuat masker sendiri di rumah (salah satu resepnya ada di infografis). Resep masker dari buah-buahan, madu, oat, dan bahan lainnya yang mudah ditemukan, bisa dicobakan setiap hari secara berselang seling.

Awal mula aplikasi masker homemade buah-buahan, wajah saya terasa perih. Setelah berkonsultasi, rasa perih itu menandakan bahwa kulit wajah sedang melakukan detoksifikasi bahan-bahan non alami yang selama ini dipakai. Aktivitas ini terus berlanjut sampai sekarang. Alhamdulillah, saat ini wajah tidak perih lagi saat menggunakan masker alami apapun.
Hal lain yang membuat saya terkesima, kandungan dari setiap masker yang digunakan dapat mendukung pertumbuhan mikroba baik di wajah. Di wajah ada mikrobanya juga? Tentu saja ada. Kuman dong? Mikroba baik tentu saja bukan kuman ya teman-teman.
Di seluruh tubuh kita ada penghuninya “mikroba baik” yang siap membantu mekanisme luar maupun metabolisme di dalam tubuh. Bagi mikroba yang berada di kulit, maka dikenal dengan “Skin Microbiome”. Mikroba baik di kulit yang seimbang, menandakan kulit yang sehat. Sebaliknya, mikroba baik yang tidak seimbang (mikroba jahat lebih dominan), maka keadaan kulit bisa dikatakan sedang tidak baik-baik saja. Contoh mikroba yang tidak seimbang di wajah kita yaitu ketika wajah berjerawat, kusam, radang dan lain-lain.
Cara untuk menyeimbangkan mikroba baik dapat ditingkatkan dengan:
- Membuat masker wajah yang mengandung nutrisi (buah-buahan), polifenol (bubuk kunyit atau rempah-rempah lainnya) dan lain-lain
- Bersihkan wajah secara teratur setelah menggunakan make up
- Makan buah secukupnya
- Minum air putih secukupnya
- Meningkatkan pola makan sehat
- Olahraga teratur
- Minum jamu rempah-rempah membantu meningkatkan populasi bakteri baik di usus sehingga membantu imunitas tubuh meningkat

Link Reels: https://www.instagram.com/reel/Cg654WUjtDL/?igshid=YmMyMTA2M2Y=
Trend saat ini, wajah yang paling dicari yaitu wajah yang berseri, segar, dan tanpa jerawat. Nah, dengan resep sederhana ini yuk kita coba.
Ternyata, untuk menjaga amanah Allah yang telah memberikan kesehatan dan kecantikan, bisa dirawat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di sekeliling kita.. Gimana, masyaAllah kan..?
Salam wajah berseri
Ervinda Y


Tinggalkan komentar