Lenti: Game ZW-1, Cerita Perjalanan Mengelola Sampah di Rumah

Perjalanan saya dalam mengenal Zerowaste sebenarnya sudah cukup lama. Tahun 2014 saat memiliki anak pertama saya sudah mulai menggunakan clodi (cloth diapers) namun tidak berjalan lama.

Pada tahun 2018 saya mengikuti kuliah telegram dengan tema “Menuju Hidup Minim Sampah”. Setelah mengikuti kulgram, saya mulai lebih semangat dalam mencegah masuknya sampah ke dalam rumah dengan mempraktikkan belanja minim sampah (membawa kantong dan wadah belanja sendiri). Namun, saya masih belum bisa konsisten.

Selanjutnya, pada tahun 2020 saya mengikuti webinar “Mengompos itu asyik, mudah, murah, dan in syaallah berkah”. Setelah mengikuti kelas ini, perlahan saya memilah sampah organik dan anorganik. Sampah organik ada yang dikomposkan dan dikubur, adapun sampah anorganik sebagian dikirimkan ke perusahaan daur ulang dan pernah juga diserahkan ke bank sampah (kini saat pindah ke NTT tantangannya masih mencari cara untuk menyalurkan sisa anorganik karena tidak ada bank sampah ataupun perusahaan daur ulang selain juga berusaha mencegah timbulnya sisa anorganik berupa kemasan makanan sekali pakai). PR besar saya adalah lepas dari pospak dan mengelola sampah B3.

Bismillaah… Semoga bisa semakin konsisten dalam melakukan cegAH, pilAH, dan olAH sisa konsumsi dan semakin menebar manfaat.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai