Apa itu jejak karbon? Dulu aku pikir jejak karbon itu sebatas karbon yang dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar fosil seperti penggunaaan kendaraan bermotor saja. Ternyata itu baru 1 jenis jejak karbon atau yang disebut jejak karbon primer. Nah untuk jenis kedua adalah jejak karbon sekunder yaitu yang dihasilkan dari aktivitas konsumsi kita. Konsumsi? Iya termasuk sandang (pakaian), pangan (makanan yang kita konsumsi), juga papan (rumah dan segala isinya).
Wah, menarik yah? Ternyata segitu luasnya aspek penghasil jejak karbon di sekitar kita. Pada #gamespassion4 di #kabinbakatzerowaste #kampungbakatbatch2 #ibuprofesional ini kami diminta untuk menghitung jejak karbon yang dihasilkan. Lalu, kami diminta untuk melakukan upaya pengurangan jejak karbon tersebut.
Hasil dari penghitungan jejak karbon, sebanyak hampir 50% jejak karbon dihasilkan dari aktivitas kendaraan bermotor. Kemudian jejak karbon kedua terbanyak dihasilkan dari penggunaan listrik dari alat-alat rumah tangga. Maka, adapun upaya yang bisa dilakukan :
- Kendaraan, sebisa mungkin untuk tidak melakukan idling terlalu lama. Matikan mesin kendaraan dan gunakan AC kendaraan seperlunya.
- Menggunakan lampu hanya pada malam hari kecuali kamar mandi (matikan setelah selesai digunakan) atau saat hari mendung di siang hari.
- Jika sudah memasuki usia ganti (alat elektronik), maka usahakan untuk membeli alat rumah tangga yang low watt.




Tinggalkan komentar