Ervinda: Game ZW-4, Jejak Karbonku -Cerminan Aktivitasku

Jujur saja, awal mendengar istilah jejak karbon saya masih belum memahami dengan baik secara definitf. Tapi, setelah menyimak contoh-contohnya, saya mulai mengingat-ingat perilaku apa saja yang bisa mendukung jejak karbon semakin tinggi.

Agar mudah memahami istilah jejak karbon, saya membayangkan satu contoh sederhana yaitu mengkonsumsi daging berlebihan akan menjadi kontributor meningkatnya jumlah kadar karbon. Contoh ini masuk dalam konsep (Food waste). Jika menelisik contoh lainnya seperti “Berapa lama sehari menggunakan energi untuk lampu, memasak, carger laptop, kulkas, TV dan lain-lain” saya lalu mengaitkan dengan konsep (Save energy). Dari kedua contoh itu, saya kemudian menarik kesimpulan bahwa Jejak Karbon ialah tingkatan jumlah karbon yang sudah kita hasilkan dalam aktivitas sehari-hari dalam cakupan pengelolaan makanan dan pemanfaatan energi. Nah, jejak karbon ini menjadi parameter individu maupun kelompok (keluarga) untuk mengukur presentase karbon yang dikeluarkan per tahunnya.

Link Reels: https://www.instagram.com/reel/Chf6q2LPQmQ/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Video ini bagian dari perjalanan saya untuk menurunkan jejak karbon. Di mulai dari aktivitas sederhana yang menyenangkan. Kalau dituliskan, kegiatan itu antara lain

  • Mendapat rezeki sakit anemia akut yang menyebabkan saya harus diterapi berjemur matahari setiap pagi selama 30 menit. Saat inilah saya bisa berjalan pagi dengan santai tanpa menggunakan kendaraan (mengurangi berkendara)
  • Mengkonsumsi makanan sehat dan sesuai porsi kebutuhan badan (meminimalkan food waste)
  • Mengkonsumsi daging saat Lebaran idul adha dan menghadiri undangan (meminimalkan konsumsi daging)
  • Perbanyak makan sayur dan sumber protein hewani dari ikan
  • Eksplorasi pangan lokal menjadi menu yang lezat (meminimalkan hiburan TV)
  • Tidur malam jam 9 dan mematikan lampu, mencabut semua carger laptop dan hape dari penghubung listrik (hemat listrik)
  • Belajar fokus (sekali kerja selesai) dalam waktu yang ditentukan (hidup menjadi tenang meski tanpa nonton TV, save energy)
  • Banyak waktu di rumah menekuni hobi seperti menjahit (tidak perlu mengikuti fast fashion)

Inilah sedikiti cerita tentang jejak karbon saya, semoga kita bisa mengelola dan meminimalkannya lagi, Aamiin…

Salam Lestari

Ervinda

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai